Friday, March 28, 2014

Kajian Internet Melalui Perspektif Optimis dengan Mempertimbangkan Perspektif Pesimis

Posted by Unknown at 5:37 PM 0 comments
Manusia adalah makhluk sosial, dari proses sosial ia memperoleh beberapa kareteristik yang mempengaruhi perilakunya. Kita dapat mengklasifikasikannya ke dalam tiga komponen, yaitu : Komponen afektif, Komponen kognitif, dan Komponen konatif. Komponen kognitif adalah aspek intelektual, yang berkaitan dengan apa yang diketahui oleh manusia. Komponen konatif adalah aspek volisional, yang berhubungan dengan kebiasaan dan kemauan bertindak. Sedangkan Komponen Afektif merupakan komponen yang terdiri dari motif sosiogenesis, sikap dan emosi.

Menurut Wikipedia dan KBBI akses merupakan jalan masuk; terusan. Akses yang dimaksud di sini adalah sebuah jalan masuk dari sebuah jaringan teknologi baru (Internet) ke seluruh masyarakat. Secara umum teknologi baru dapat menjembatani kesenjangan antara yang kaya dengan yang miskin, yang berkuasa dengan yang tidak bekuasa, yang mempunyai dan yang tidak mempunyai. Teknologi baru juga dapat memberikan masyarakat cara baru untuk berpartisipasi dan berinteraksi. Pengaruh teknologi terhadap psikologi manusia memang sudah banyak diperbincangkan oleh setiap orang. Revolusi teknologi sering disusul dengan revolusi dalam perilaku sosial manusia. Alvin Tofler melukiskan tiga gelombang peradaban manusia yang terjadi sebagai akibat perubahan teknologi: Lingkungan teknologis (technosphere) yang meliputi sistem energy, sistem produksi, dan sistem distriusi, membentuk serangkaian perilaku sosial yang sesuai dengannya (sosiosphere). Bersamaan dengan itu timbulah pola-pola penyebaran informasi (infosphere) yang mempengaruhi suasana kejiwaan (psychosphere) setiap anggota masyarakat. Dalam ilmu komunikasi, Marshall McLuhan (1964) menunjukkan bahwa bentuk teknologi komunikasi lebih penting daripada isi media komunikasi. Misalnya, kelahiran mesin cetak yang emngubah msayarakat tribal menjadi masyarakat yang berpikir logis dan individualis; sedangkan kelahiran televisi membawa manusia kembali pada kehidupan neo-tribal. Namun dengan masuknya teknologi baru (Internet) seperti membawa masyarakat ke masa tribal yang lebih individualis.

Internet dan teknologi komunikasi dirasakan dapat meningkatkan sumber daya manusia dengan memberikan akses yang lebih baik untuk pendidikan dan pelatihan. Jika dilihat sekarang ini, pasar tenaga kerja lebih memilih individu yang dapat menggunakan jaringan telekomunikasi maupun teknologi baru. Bagi yang sudah terlatih atau terbiasa pasti sangat mudah untuk mengoprasikannya, sehingga ini menjadi daya tarik bagi employee seekers. Karyawan yang menggunakan computer dalam bekerja juga dibayar 10-15% lebih besar dari pada yang tidak menggunakannya.

Teori dari Kevin Deseouza dalam jurnal milik Erin Snelgrove yang berjudul”The Psychology of Technology” mengakatakan bahwa, Umur maupun jenis kelamin bahkan jenis profesi tidak mempermasalahkan orang dalam menggunakan teknologi. Namun, jika kita lihat di Indonesia, mereka yang sudah memasuki usia yang tergolong sudah tua, merasa di Intimidasikan oleh adanya teknologi baru ini, mereka gugup dan terkadang mempunyai pengalaman yang buruk mengenai teknologi. Contohnya seperti tidak dapat menggunakannya, atau dirasa sangat rumit bagi mereka. Sementra Kevin Deseouza mengatakan bahwa teknologi baru adalah sebuah keseimbangan, dimana dirinya dapat bekerja dan melakukan aktivitas diluar rumah tanpa membawa televisi, radio, atau telepon genggam, semuanya ada dalam sebuah gadget.

Apakah internet dapat digunakan sebagai alat untuk eksplorasi diri? Pertanyaan tersebut bukanlah tanpa alasan mengingat bahwa banyak situs yang menampilkan berbagai test EQ maupun IQ. Selain itu teknologi dunia maya ini memberikan banyak kesempatan kepada individu untuk mengekspresikan diri secara unik. Namun demikian para Psikolog berpendapat, kalau seseorang gagal mengintegrasikan antara diri sejati dengan diri yang diekspresikan secara berbeda di internet, maka hal ini akan sangat berbahaya bagi pertumbuhan pribadi orang tersebut. Seperti yang dikutip dalam buku Handbook of New Media : Social Shaping and Social Consequences of ITCs, Chapter 4 : Perspective on Internet Use: Access, Involvement an Interaction mengatakan bahwa teknologi bertentangan dengan kehidupan alami manusia (Stoll, 1995). Dengan demikian dunia maya tidak bisa menjadi sumber pertemanan yang baik (Beniger, 1988). Selain itu Shapiro dan Leone merasa bahwa ‘semakin banyak waktu yang kita habiskan untuk online, semakin sedikit waktu yang akan kita peroleh untuk berinteraksi dengan keluarga kita, tetangga kita, dan anggota kelompok yang lainnya’. Mengenai dampak internet sebagai alat explorasi diri, para Psikolog memandang hal tersebut tergantung dari pribadi si penggunanya. Tentu internet akan bermanfaat jika mampu meningkatkan kehidupan seseorang, dan sebaliknya menjadi penyakit jika membuat kacau kehidupan orang tersebut. Pengaruh buruk akan terjadi jika internet digunakan sebagai sarana untuk mengisolasi diri. Banyak orang tidak sadar bahwa lama-kelamaan ia menutup diri terhadap komunikasi sosial entah karena keasikan ngebrowse atau karena internet dipakai sebagai pelarian dari masalah-masalah yang berhubungan dengan kepribadiannya. Hal itu dapat terjadi karena ada individu yang menampilkan kepribadian yang berbeda pada saat online dengan offline. Motivasi dibalik itu tentu berbeda antara satu orang dengan yang lain. Permasalahan akan rumit jika alasannya adalah karena individu tersebut tidak puas/suka terhadap dirinya sendiri (mungkin karena rasa minder, malu, atau merasa tidak pantas), lantas menciptakan dan menampilkan kepribadian yang lain sekali dari dirinya yang asli. Seringkali ia lebih suka pada kepribadian hasil rekayasa yang baru karena tampak ideal baginya.

Namun, kehadiran komputer dan internet telah merubah dunia kerja, dari tekanan pada kerja otot ke kerja otak. Implikasinya adalah perbedaan perilaku pria dan wanita semakin mengecil. Kini semakin banyak pekerjaan kaum pria yang dijalankan oleh kaum wanita. Banyak pakar yang berpendapat bahwa kini semakin besar porsi wanita yang memegang posisi sebagai pemimpin, baik dalam dunia pemerintahan maupun dalam dunia bisnis. Bahkan perubahan perilaku ke arah perilaku yang sebelumnya merupakan pekerjaan pria semakin menonjol.

Data yang tertulis dalam buku Megatrend for Women: From Liberation to Leadership yang ditulis oleh Patricia Aburdene dan John Naisbitt (1993) menunjukkan bahwa peran wanita dalam kepemimpinan semakin membesar. Semakin banyak wanita yang memasuki bidang politik, sebagai anggota parlemen, senator, gubernur, menteri, dan berbagai jabatan penting lainnya. Selain itu semakin banyak wanita yang menjadi pimpinan perusahaan dan sekaligus menjadi pemilik perusahaan. Di Indonesia selama 54 tahun merdeka belum pernah ada wakil presiden wanita, kini di tahun 1999 Indonesia sudah memilikinya.
Peran wanita dalam pengambilan keputusan dalam kehidupan keluarga semakin besar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di Amerika Serikat 75 persen dari keputusan yang menyangkut kesehatan dalam keluarga diputuskan oleh wanita. Wanita membeli 50 persen dari mobil yang terjual di Amerika. Bahkan Toyota melaporkan bahwa 60 persen pembeli mobil mereka adalah kaum wanita. Sekitar 80 persen dari belanja keperluan konsumen sehari-hari dibelanjakan oleh kaum wanita.

Hal yang tidak kalah menariknya adalah semakin banyak wanita yang melakukan pekerjaan yang tadinya pekerjaan yang dominan dilakukan kaum pria. Kalau semula pekerjaan membeli ban baru untuk mobil umumnya dilakukan pria, kini ban mobil yang terjual di USA sekitar 45 persen dibeli oleh kaum wanita. Peralatan sport yang laku di USA 40 persen berasal dari pembeli wanita. Hal lain yang menonjol adalah 75 persen pakaian pria dibeli oleh wanita, dan seperempat dari mobil truk yang laku di USA dibeli oleh wanita (Aburdene & Naisbitt, 1993).

Kesimpulannya teknologi baru memberikan akses bagi masyarakat, namun akses itu terdapat perspektif optimis dan perspektif pesimis yang tidak dapat dihindari. Kadang ada yang berada di dalam salah satu perspektif tersebut namun kadang ada juga berada diantara keduanya. Keduanya saling tarik menarik tergantung dengan anggapan masyarakat mengenainya. Teknologi memang memberikan kemudahan dan kebaikan baik dalam pendidikan, pelatihan, dunia kerja bahkan sosialisasi. Jika kebaikan tersebut tidak dibendung dengan baik tentu akan memberikan sesuatu yang negatif.

Daftar Pustaka :

Joshi, Shobhna. (2012) “Current Applications of Information Technology in Psychology”. Social
Science International Journal. 28,1. 87-92
Lievrouw, Leah A. & Sonia Livingstone. 2006, Handbook of New Media : Social Shaping and
             Social Consequences of ITCs, Sage Publication Ltd. London
Pengertian Akses. http://id.wikipedia.org/wiki/Akses. diakses pada tanggal 27 Maret 2014.
Rakhmat, Jalaluddin. 2007. Psikologi Komunikasi. PT. Remaja Rosdakarya. Bandung
Snelgrove, Erin (2008). The Psychology of Technology. McClatchy - Tribune Business News.
          Washington

Wednesday, March 19, 2014

Teknologi Komunikasi: New Media and Virtual Community

Posted by Unknown at 9:15 AM 0 comments
Kali ini, saya akan memposting essai mengnai Teknologi Komunikasi: New Media and Virtual Community. Sebelumnya mari kita ketahui apa itu New Media dan Kommunitas Virtual.


New Media adalah media yang didalamnya terdiri dari gabungan berbagai elemen. Itu artinya terdapat konvergensi media di dalamnya, dimana beberapa media dijadikan satu, itu baru disebut new media. Contohnya : Seperti QuickTime movies, suara yang dimasukkan secara terpisah dan berjalan selama film berjalan. Karena tiap-tiap elemen memiliki independensi masing-masing, maka masing-masing dapat dimodifikasi / di-edit kapanpun. New Media adalah media dapat mengoperasikan sifat otomatis dalam berbagai perangkatnya. Contohnya: Program edit gambar seperti Photoshop dapat dengan otomatis memperbaiki gambar hasil scan, membersihkan gambar dan meningkatkan kontras gambar.
Komponen New Media

Pada New Media dibutuhkan beberapa komponen, komponen yang dibutuhkan oleh New Media diantaranya :

1. Komputer
2. Handphone
3. Internet


Karateristik New Media

Sebagian besar teknologi yang digambarkan sebagai “media baru” adalah digital, seringkali memiliki karakteristik yang dapat dimanipulasi, serta memiliki 3 karakteristik utama, yaitu integrasi, interaktif, dan digital. New media bersifat jaringan, padat, mampat, dan tidak memihak.

Menurut Feldman, New Media memiliki lima karakteristik, yaitu :
Pertama, media baru mudah dimanipulasi. Hal ini sering kali mendapat tanggapan negatif dan menjadi perdebatan, karena media baru memungkinkan setiap orang untuk memanipulasi dan merubah berbagai data dan informasi dengan bebas.
Kedua,  media baru bersifat networkable. Artinya, konten-konten yang terdapat dalam media baru dapat dengan mudah dishare dan dipertukarkan antar pengguna lewat jaringan internet yang tersedia. Karakteristik ini dapat kita sebut sebagai kelebihan, karena media baru membuat setiap orang dapat terkoneksi dengan cepat dan memberi solusi terhadap kendala jarak dan waktu antar pengguna.
Ketiga, media baru bersifat compressible. Konten-konten yang ada dalam media baru dapat diperkecil ukurannya sehingga kapasitasnya dapat dikurangi. Hal ini memberi kemudahan untuk menyimpan konten-konten tersebut dan men-sharenya kepada orang lain.

Keempat, media baru sifatnya padat. Dimana kita hanya membutuhkan space yang kecil untuk menyimpan berbagai konten yang ada dalam media baru. Sebagai contoh, kita hanya memerlukan satu PC yang terkoneksi dengan jaringan internet untuk dapat menyimpan berbagai informasi dari berbagai penjuru dunia dalam PC tersebut.
Kelima, media baru bersifat imparsial. Konten-konten yang ada dalam media baru tidak berpihak pada siapapun dan tidak dikuasai oleh segelintir orang saja. Karena itulah media baru seringkali disebut sebagai media yang sangat demokratis, karena kapitalisasi media tidak berlaku lagi. Setiap orang dapat menjadi produsen dan konsumen secara bersamaan dan setiap pengguna dapat berlaku aktif disana.


Apa itu Komunitas?
Komunitas atau Community adalah sekumpulan individu yang biasanya memiliki minat yang sama. Sebuah komunitas biasanya terbentuk karena memiliki kebutuhan yang sama (ataupun tidak) pada sebuah minat tertentu. Sebuah komunitas atau club biasanya diawali dengan berkumpul bersama. Awalnya dengan beberapa orang (minimal 2 orang) yang saling kenal, memiliki minat yang sama dan kemudian berkembang dan anggotanyapun bertambah.
Apa itu Virtual?
Virtual adalah dunia yang biasanya kita sebut sebagai dunia maya atau cyber space yaitu  sebuah dunia komunikasi berbasis computer yang menawarkan realitas baru.
Jadi, Komunitas Virtual adalah sebuah komunitas yg terbentuk dan tergabung dari berbagai element yang biasanya memiliki hobby yang sama dan menyalurkan semua yang berkaitan dengan  hobbinya tersebut melalui sebuah dunia maya yaitu Virtual.

Namun, menurut para ahli, Virtual Community adalah :

Virtual Community

  • Porter  mendefinisikan virtual community (komunitas virtual) sebagai sekumpulan individu atau rekan bisnis yang berinteraksi seputar minat yang sama, di mana interaksi ini didukung dan dimediasi oleh teknologi dan diatur oleh beberapa moderator ataupun aturan tertentu
  • McQuail mengutip Lindlof dan Schatzer (1998) mengatakan bahwa virtual community terbentuk karena adanya orang yang memiliki kesamaan minat dan sering berinteraksi satu sama lain. Virtual community ini dapat terbentuk dari berbagai media sosial dan jejaring sosial misalnya, Facebook.
  • Menurut Yap dan Bock seperti dikutip dalam Akkinen, komunitas virtual berada di dalam internet dan memiliki aktivitas yang didukung dengan komputer berteknologi informasi. Komunitas virtual menfokuskan diri di dalam komunikasi dan interaksi yang dibentuk oleh partisipasi dan mengkhususkan pada hubungan antara anggota di dalam komunitas virtual dan peran dari teknologi informasi.
Jika dilihat dari komposisi dan aktifitasnya komunitas ini memiliki keanggotaan yang renggang dan biasanya hanya melakukan aktifitas yang bersifat khusus atau tertentu saja. Jika dilihat dari struktur organisasinya komunitas virtual bersifat tidak terikat waktu dan tempat melainkan bisa dilakukan dimana saja, kapan saja karna sifatnya menggunakan media online. 
Lawan dari komunitas virtual adalah komunitas organik atau bisa juga disebut dengan komunitas yang nyata.


  • Komunitas organik dalam komposisi dan aktifitasnya ikatan kelompoknya itu berdasarkan dari umur missal sepantaran dan kegiatan atau aktifitasnya berupa beberapa aktifitas.
  • Komunitas organik struktur organisasinya bersifat terikat pada waktu dan tempat. Jika dilihat dalam konteks bahasa dan interaksi hanya komunitas organik saja yang bisa melakukan konteks verbal dan non verbal karena sifatnya yang nyata.
  • Komunitas organik lebih bersifat homogen.
_________________________________________________________________

Jika dibandingkan, dahulu orang-orang bisa dibilang susah untuk mendapatkan informasi, keterbatasan dan kekurangan menghambat mereka untuk mendapatkan infromasi. Sekarang segala macam teknologi sudah berkembang, dan akan terus berkembang, mulai dari surat menyurat, telpon rumah, hingga sekarang berkembanglah gadget atau leptop atau bahkan smart TV yang memudahkan kita untuk mendapatkan segala informasi dan berkomunikasi dengan orang di seluruh penjuru dunia. Tentulah semua peran gadget, leptop dan lainnya itu tidak luput dari Internet yang mengkoneksikannya. Internet membuat kita lebih mudah dalam melakukan sesuatu yang dianggap sulit bagi kita. Internet dapat membantu kita mengerjakan tugas sekolah, kerja, bahkan sampai ajang pencarian jodoh pun kita bisa menemukannya di Internet melalui jaringan sosial yang sekarang banyak diciptakan guna untuk mempermudah pengguna.

Teknologi memanglah sesuatu yang selalu berkembang tanpa ada habisnya. Semenjak munculnya radio dan televisi manusia semakin ingin menciptakan sesuatu yang baru yang dapat memberikan kemudahan, sehingga terciptalah internet. Internet dengan sendirinya membuat orang-orang yang merasa mempunyai kepentingan, minat dan tujuan yang sama melakukan interaksi, namun interaksi ini dimediasi oleh teknologi yang bernama internet. Virtual Community sendiri sudah banyak kita temui sekarang contohnya seperti jejaring sosial dan forum serta blog. Dengan adanya virtual community, wadah untuk kita menjadi lebih kreatif dan sharing kepada orang yang mempunyai minat sama terhadap kita menjadi mudah. Lawan dari virtual community sendiri adalah organic community dimana anggotanya lebih sering bertatap muka atau berdiskusi, contohnya misalnya pertemuan keluarga, atau pertemuan kantor, atau juga arisan. Di dalam organic community tedapat sebuah struktur seperti ketua atau wakil, bendahara.

Internet merupakan teknologi atau media yang dibilang masih baru. Teknologi ini dikatakan akan menghapus ketidaksetaraan dan kejahatan dalam masyarakat, pendidikan akan meningkat dengan pesat. Dan menurut Rheingold (1993,1993 b, 200) internet dapat membantu menemukan kembali atau menghidupkan kembali masyarakat. Dalam bukunya "The Virtual Community" dia mengisi suara kepercayaan umum bahwa hilangnya nilai-nilai masyarakat tradisional dapat dikembalikan melalui komunikasi lewat Internet.


Media merupakan sebuah wadah untuk kita mendapatkan informasi, entah dari mana informasi tersebut, media menyalurkannya pada kita. Dengan adanya media, peran individu dapat diintegrasikan ke dalam komunitas (Janowitz, 1952). Menurutnya, media dan masyarakat itu saling berkontribusi.





Setiap media pasti mempunyai dampak negatif dan positif. Dampak positif dari media adalah informasi kita makin berkembang, jendela kita untuk mengetahui sesuatu yang baru makin terbuka, semakin mudah kita dalam memberikan dan menerima informasi. Sedangkan dampak negatifnya adalah timbulnya kekerasan baru karena media menyiarkan sesuatu yang berbau kekerasan sehingga diadaptasi oleh masyarakat. Selain itu juga timbulnya kecurangan dan copy paste, sehingga ke-kreatifitasan masyarakat makin berkurang. Internet berisi informasi yang sangat banyak dan tak terbendung, jika kita sadari dengan adanya internet ini banyak informasi yang dapat kita dapatkan namun informasi itu juga menyebabkan kita tidak dapat membandingkannya, karena informasi itu sudah sangat banyak. Perkembangan teknologi ini selain dapat memberikan kita kebaikan ternyata juga sekarang digunakan oleh orang-orang untuk propaganda politik ataupun membuat tatanan masyarakat menjadi rusak. Contohnya saja banyaknya situs-situs porno, bahkan sekarang iklan-iklan di situs-situs yang mungkin tidak berbau pornografi juga berbau pornografi dan menampilkan gambar yang tidak pantas ditampilkan. Jika itu dilihat oleh anak yang belum cukup umur dan tanpa pengawasa orang tua itu bisa merusak moralnya. Kemajuan teknologi ini juga membuat kita terbiasa dengan hal-hal yang instan serta kita menjadi ketergantungan, yang seharusnya waktu bisa digunakan untuk melakukan hal yang positif namun sekarang banyak digunakan untuk gadget, menonton TV, dan lain-lain sehingga kita terjatuh didalamnya. Jika dirasakan, teknologi juga membuat kebudayaan-kebudayaan semakin jarang ditemukan karena manusia lebih sering menghabiskan waktu dengan teknologi daripada bergotong royong atau melakukan pengajian. Berinteraksi secara langsung pun kini sudah digantikan oleh SMS, bahkan video call.

Banyaknya isu-isu mengenai media baru dan komunitas virtual memang hal yang menarik untuk dibahas. Sekarang ini Indonesia merupakan negara yang sudah termasuk aktif dalam penggunaan internet, bahkan game online sudah banyak dimainkan oleh masyarakat bahkan anak yang masih duduk dalam sekolah dasar pun juga dapat kita temui. Faktanya juga warung internet sekarang lebih laris dari pada rental internet yang hanya untuk browsing. Sebenarnya apa yang mereka dapatkan dari game online itu, dan apa yang mereka inginkan dari komunitas game online itu? Saya pribadi juga adalah seseorang yang sudah menggeluti dunia gamer dari saya duduk dibangku SMP, menurut saya apa yang mereka inginkan dari game online itu adalah sebuah hiburan yang mereka tidak bisa dapatkan di dunia nyata. Contohnya : si A di sekolahnya tidak begitu pandai dalam mengekspresikan dirinya di depan teman-temannya dan saat si A itu sudah menemukan dunia virtual dia bisa memainkan perannya dengan bantuan-bantuan dunia virtual. Sehingga ketika dia merasa sudah nyaman dengan dunianya dan tidak bisa mengimbangi antara dunia nyata dengan virtual, dia akan semakin ketergantungan dan benar-benar melupakan apa yang dilakukannya di dunia nyata. Apa lagi ketika dia bertemu dengan orang-orang yang mayoritas sama dengannya dan mereka bertemu dalam game online tersebut, maka sosialisasinya terhadap dunia luar akan semakin sulit. Dampak ini memang sangatlah membahayakan, sudah seharusnya ada sosialisasi atau pengawasan baik dari pihak keluarga atau lingkungan. Virtual Community memang dengan mudahnya menggantikan Organic community, namun banyak dampak dan konsekuensi yang harus kita terima, karena pada dasarnya tidak semua teknologi yang modern mempunyai dampak yang positif.

Daftar Pustaka            :


Lievrouw, Leah A. & Sonia Livingstone. 2006,  Handbook of New Media : Social Shaping and Social Consquences of ITCs, Sage Publication Ltd. London. Chapter  2  :  “Creating Community  with Media : History, Theories and Scientific Investigations.
http://id.wikipedia.org/wiki/Tipologi_komunitas_virtual diakses tanggal 18 Maret 2014
http://laoderahmatputra.blogspot.com/2013/10/pengertian-new-media.html diakses tanggal 19 Maret 2014







Wednesday, March 12, 2014

Teknologi Komunikasi

Posted by Unknown at 7:55 AM 0 comments
Teknologi berasal dari bahasa Latin yang berakar dari kata Texere, yang artinya menyusun atau membangun. Pengertian teknologi tidak dapat dibatasi hanya pada penggunaan peralatan mesin, meskipun dalam arti sempit dalam percakapan sehari-hari istilah tersebut sering digunakan.

Teknologi selalu memiliki 2 aspek :
1. Hardware (yang terdiri dari obyek material atau fisik)
2. Software (terdiri dari informasi untuk mengoprasikan hardware)

Komunikasi sendiri merupakan penyampaian dan penerimaan pesan di antara dua orang atau lebih, dengan efek dan feed back langsung.

PENGERTIAN TEKNOLOGI KOMUNIKASI

1.         Teknologi komunikasi merupakan aspek yang sangat menentukan dalam masyarakat modern seperti USA, Jerman, Jepang dan sebagainya. Teknologi komunikasi diartikan sebagai perlengkapan hardware, struktur organisasi, dan nilai-nilai sosial dimana individu-individu mengumpulkan, memproses dan tukar-menukar informasi dengan individu-individu lain. (Roger, 1986) Teknologi selalu memiliki dua aspek, yakni hardware (terdiri dari obyek material atau fisik)  dan software (terdiri dari informasi untuk mengoprasikan hardware). Hardware bersifat visible.
2.         Menurut Haaq dan Keen, Teknologi Komunikasi adalah Seperangkat alat yang membantu bekerja dengan informasi dan melakukan tugas-tugas yang berhubungan dengan pemrosesan informasi. Jadi, teknologi komunikasi merupakan sebuah alat yang dapat membantu manusia dalam bekerja dan melakukan tugas-tugas dan membantu proses penyampaian informasi.
3.         Menurut Martin  Teknologi informasi tidak hanya terbatas pada teknologi komputer (perangkat keras dan perangkat lunak) yang digunakan untuk memproses dan menyimpan informasi, melainkan juga mencakup teknologi komunikasi untuk mengirimkan informasi. Teknologi komunikasi disini yang dimaksud adalah bukan hanya perangkat keras dan perangkat lunak, karena teknologi lahir oleh sebuah struktur sosial, ekonomi, dan politik dan teknologi tersebut digunakan oleh manusia untuk proses penyampaian informasi, menyimpan informasi dari yang lain, dan juga mengirimkan informasi kepada orang lain.
4.         Carl I. Hovland Teknologi Komunikasi adalah suatu proses yang memungkinkan seseorang menyampaikan rangsangan (biasanya dengan menggunakan lambang verbal) untuk mengubah perilaku orang lain. Merupakan proses seseorang menyampaikan pesan kepada orang lain dengan ucapan maupun tulisan yang tujuannya untuk mengubah perilaku orang lain sesuai dengan keinginannya.
5.         Bernard Barelson & Garry A. Steiner Teknologi Komunikasi adalah proses transmisi informasi, gagasan, emosi, keterampilan dan sebagainya dengan menggunakan simbol-simbol, kata-kata, gambar, grafis, angka, dsb. Maksudnya proses penyampaian informasi, gagasa, emosi, ketrampilan yang menggunakan symbol-simbol bisa berupa bahasa atau yang lainnya, kata-kata, gambar, grafis, angka dan lainnya, jadi teknologi komunikasi tidak hanya mengacu pada teknologi yang berbentuk alat.
6.          BNET Business Dictionary (2008) Teknologi komunikasi adalah sistem elektronik yang digunakan untuk berkomunikasi antar individu atau kelompok orang. Teknologi komunikasi memfasilitasi komunikasi antar individu atau kelompok orang yang tidak bertemu secara fisik di lokasi yang sama. teknologi komunikasi dapat berupa telepon, telex, fax, radio, televisi, audio video, electronic data interchange dan e-mail.

 ERA REVOLUSI KOMUNIKASI MANUSIA





35.000 SM Periode Cro-Magnon bahasa mulai eksis
22.000 SM
Gambar di dinding gua manusia purba

Writing Era
I
4.000 SM
Orang Sumeria menulis pada tanah liat

1041
Di China, Pi Sheng menemukan alat cetak tulisan pada buku yang dapat bergerak.

1241
Di Korea ditemukan jenis logam sebagai pengganti tanah liat

Printing Era

II
1456
Injil Gutenberg dicetak dengan jenis  logam yang dapat bergerak dan sebuah hand press.

1833
Sirkulasi media cetak pertama yang terkenal dengan “Penny Press” Vulgar, sensasional dan murah harganya satu sen, New York Sun, 30.000-40.000 eks dapat dicetak

1839
Metode Praktik fotografi dikembangkan oleh Daguerre untuk mendukung surat kabar
Telecommunication Era
III
1844
Samual Morse mengirim pesan pertama dengan telegraf

1876
Alexander Graham Bell mengirim pesan pertama lewat telpon

1894
Gambar bergerak ditemukan dan film dipertontonkan kepada khalayak publik.

1895
Gueglielmo Marconi mengirim pesan melalui radio

1912
 Lee De Forest menemukan tabung hampa udara

1920
KDKA, radio pertama yang mengudara secara teratur, di Pittsburgh

1933
Alat televisi diperagakan oleh RCA

1941
Televisi komersil pertama

Interactive Communication Era

IV
1946
Mainframe komputer pertama yang bernama ENIAC oleh Universitas Pennsylvania, dengan 18.000 vacuum tube.

1947
Ditemukan transistor di Bell lab oleh Willam Shockey, John Bardeen, dan Walter Brattain.

1956
Video tab ditemukan oleh perusahaan AMPEX, Red wood City, California.

1957
Rusia meluncurkan satelit ruang angkasa, Sputnik

1969
NASA menerbangkan pesawat ruang angkasa dengan mikrokomputer 3000 lebih kecil dari ENIAC.

1971
Ditemukan microprosesor, CPU (Centra Prosessing Unit) dengan semi konduktor berupa Chip, oleh Ted Hoff pada intel Corp; di Perusahaan mikro elektronik Silicon Valley

1975
Mikrokomputer pertama, Altair 8800

1975
HBO (Home Box Office) mulai menyiarkan tv kabel.

1976
Sistem teletext pertama digunakan oleh dua jaringan tv di Inggris BBC dan ITV

1977
Qube meluncurkan sistem interaksi tv kabel di Colombus, Ohio.

1979
Sistem videotext diluncurkan oleh British Post office

(Sumber : Roger, 1986:26)

KARATERISTIK SISTEM KOMUNIKASI MANUSIA SEBAGAI AKIBAT TEKNOLOGI BARU

Karakteristik sistem komunikasi manusia sebagai akibat teknologi komunikasi baru adalah: Interakcivity, kemampuan untuk ‘talk back’ kepada penggunanya artinya komponen teknologi elektronik yang ada memungkonkan adanya komunikasi dengan medianya secara automatic atau mechanical reaction, dan atau memungkinkan  terjadi komunikasi interpersona melalui media atau ‘machine assited interpersonal communication’. Makna interaktif yang pertama lebih sebagai reaksi mekanik yang terprogram di media, dan makna interaktif yang kedua mengandung artian mtual responsive yang lebih bertendensi pada human response yang didalamnya terdapat berbagai kemampuan seperti kecakapan untuk mendengar, terus-menerus, dan kecakapan intelegensi dalam merespon pesan yang disampaikan. Interactivity yang dimaksud adalah kualitas dari sistem komunikasi seperti perilaku komunikasi yang diharapkan; keakuratan, lebih efektif, dan lebih menyenangkan bagi para komunikan dalam proses komunikasi. Meskipun dengan adanya teknologi komunikasi baru yang bersifat interaktif, namun faktor individu yang aktif menentukan mau interaktif atau tidak.
De-massified , adalah kemampuan untuk menyampaikan pesan “antar individu” dalam audience yang sangat banyak. Mirip bentuk komunikasi antarpersona pada media baru tersebut, meskipun mereka tidak bertemu secara face to face.
Asynchronous, artinya kemampuan untuk mengirim dan menerima pesan pada waktu yang tepat pada individu. Sebagai contoh individu dapat membuka e-mail di mana dan kapan dia suka ‘whenever log-on’.
Karakteristik sistem komunikasi manusia sebagai akibat teknologi komunikasi baru yang ada saat ini adalah terbilang semuanya terbilang serba instan. Pada pertengahan tahun 1980-an, komunikasi sangat berbeda dengan tahun 1950-an, teknologi komunikasi baru diwakili oleh jenis komunikasi cybernetic yang lebih interaktif. Pada tahun 1950-an orang-orang berkomunikasi secara konvensional, yaitu dengan interaksi face to face, tingginya tingkat interaktif diantara 2 individu  atau lebih yang sedang berkomunikasi. Selain itu feedback yang ada sangat baik dan segera didapat, beda halnya dengan jaman teknologi internet sekarang ini kemungkinan mendapatkan feedback dari lawan bicara sangat terbatas dan tertunda.

Source :
1. Definisi Teknologi Komunikasi Menurut Para Ahli, http://lesthariesenja.blogspot.com/2013/03/definisi-teknologi-komunikasi-menurut.html diakses tanggal 12 Maret 2014.
2. Pengertian Teknologi Komunikasi dan Komunikasi Menurut Para Ahli, http://elitanov.blogspot.com/2012/12/pengertian-teknologi-komunikasi-dan.html diakses tanggal 12 Maret 2014
3. Teknologi Komunikasi, http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_komunikasi diakses tanggal 12 Maret 2014
4. Agoeng Noegroho, Teknologi Komunikasi: Sebuah Perspektif Sosial, Purwokerto, 2004.




-





Tuesday, March 11, 2014

How to Differentiate Original and Fake Products?

Posted by Unknown at 6:02 AM 0 comments
This very important to you to know how to differentiate original and fake product from korea. Because there is a product that is very similar to the original product and this is very dangerous, and the ingredient questionable. The most horrible, this product includes the words "Made in Korea" on the packaging.
Let's see the difference..

SkinBB79 product


BB cream Diamond



This the important one!
The right side is original pruduct and the left side is fake product.
Fake product using tube packaging on the inside but SkinBB79 not using tube packaging.


I hope you're more careful in buying the product. Because we don't know the content of what is in counterfeit products. If it is dangerous, it can damage your skin. ^^~


Monday, March 10, 2014

I need you! Alphabet Skin Care Mask Sheets

Posted by Unknown at 5:28 AM 0 comments
Hi guys... :) this is my fisrt time post review on my blog. And I will review "Etude Alphabet Skin Care Mask."
This mask packging is really really cuteeeeee <3 I did not have the heart to use it T.T

I bought 10!! XD
But I just wore the "A" or Aloe.
Each mask have different function and contents.
Y : Yogurt Strawberry for Soft and Moist
A : Aloe for Soothing Relief
M : Mango for Nourishing & Firming
R : Royal Jelly for Smooth Hydration
W : Whitening Pearl for Bright Complexion
G : Green Tea for Moisture and Relief
T : Tea tree for Trouble Care (Recomended for oily or combination skin or acne care)
O : Olive for Deep Moisture (Recomended for dry skin)
K : Korean Gingseng for Revitalizing and Nourishing
V : Vitamin Complex for Radiating Skin
Actually there are A-Z but I just have 10 xD but.. here.. I give you the pict :D
I bought it through a friend of my friend is in korea. hahaha..
At that time, there was a discount. So, I get this mask IDR 7000 or around U$ 1 per pc.

So... this is the review..
I wore Aloe mask because I felt that my face was tired. 
You just have to cleansing you skin, then apply toner to your skin before you put the mask on your face, after that placing mask to your face and fit with your eye and lip area. After placing mask, your face.. your skin.. will feel the sensation of cold and refreshing, plus the relaxing scent of perfume. Aaaaww... :3 *lol*
Remove mask after 15~20 minutes and ligtly message remaining solution into skin with hands.

I think it's just that I can review.. I hope you like my review and see you at the next review.






IKLAN MEDIA CETAK

Posted by Unknown at 4:27 AM 0 comments
This is my first time entry on my blog :) and I'll post a video of my college task results. Name of the lesson is Print Media Advertising in bahasa is "Iklan Media Cetak." I hope you enjoy the lesson.. :)
 

maulina's room Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea